Tadinya, aku ingin sekali ibuku memberikan aku nama Bela, tapi katanya Ayahku tidak suka kalau ibuku memanggilku dengan nama itu. "tidak apa-apa, bu. Asalkan nama yang cantik", rengekku dalam hati. Tapi Ayahku semakin membenciku, "jangan panggil dia dengan nama apa pun", gertaknya pada ibuku. Aku sedikit sedih. Lalu aku berfikir mungkin Ayahku suka nama anak laki-laki. "beri aku nama Panji saja, Bu", bisikku dalam hati lagi. Tapi tetap saja Ayahku tidak menyukai jika ibuku memanggilku dengan nama itu. Aku semakin sedih. Lalu kembali aku merengek pada ibuku dalam hati, "panggil aku siapa saja, Bu. Asalkan nama yang bijaksana". Tapi Ayahku kembali menggertak Ibuku dengan lebih keras, katanya "Sudahlah. Aku belum siap jadi ayahnya". Kemudian, ibuku benar-benar tidak memanggilku dengan panggilan Bela atau pun Panji. Dan sepertinya ibuku jadi membenciku, sama seperti Ayahku yang tak menginginkanku. "kau membuat ibu malu", katanya. Setelah itu, aku benar-benar kecewa, sebab ibuku sama sekali tak membiarkanku jadi Bela atau pun Panji.


Siapa tokoh aku?