Menampilkan posting di tag " Dipelupukmata".
Ayah, Mengapa Kau Seorang Pengangguran? Tiga bulan sudah setelah pesta kelulusanku, tapi aku masih berada di rumah dan menyandang status "pengangguran", atau lebih tepatnya "pekerja yang belum bekerja". Setidaknya itulah yang selalu ku katakan pada diriku saat lamaran kerja yang kesekian k...
4 Komentar
Ritual tengah malam Dulu, saat aku kecil, aku selalu mengira bahwa tetanggaku yang veteran perang itu adalah orang gila atau penganut ajaran agama tertentu, karena ia selalu berjalan keluar rumah di tengah malam saat semua keluarganya terlelap, dengan pakaian seadanya a...
6 Komentar
Bella atau Panji Tadinya, aku ingin sekali ibuku memberikan aku nama Bela, tapi katanya Ayahku tidak suka kalau ibuku memanggilku dengan nama itu. "tidak apa-apa, bu. Asalkan nama yang cantik", rengekku dalam hati. Tapi Ayahku semakin membenciku, "jangan panggil dia ...
5 Komentar
Hari Pertama Bekerja Pagi itu adalah hari pertama aku bekerja sebagai office boy (ob) di sebuah kantor. Aku begitu antusias, sebab inilah hari yang paling ku nanti, yaitu menjadi pemberi nafkah bagi keluarga, setelah 4 tahun terakhir, tepatnya setelah aku menikahi Maya, ...
3 Komentar
Menangisi hari idul fitri Hari ini adalah hari raya idul fitri. Mestinya aku merayakan hari ini dengan rasa senang, karena semua saudara dari ayah dan ibuku selalu berkumpul di rumah nenekku, termasuk dua saudara perempuanku, Intan dan Shela, yang memang pulang setahun sekali...
17 Komentar
Halo semua! Halo semua! Ini adalah postingan pertama anda. Klik edit untuk mengubah atau hapus untuk menghapus postingan ini pada menu blog panel....
1 Komentar